Jatuhnya Samurai Teknologi : Kisah Tragis Kerugian Sony dan Pesatnya Industri Porno di negeri tirai bambu Jepang

Sony adalah salah satu meijin (pemimpin) teknologi di jepang. Sony merupakan samurai paling gagah dalam industri teknologi di dunia. Produk-produk sony sudah banyak dikenal dan digunakan oleh banyak manusia, tidak hanya di jepang tapi juga di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Produk teknologi Sony yang paling digemari adalah Playstation. Hampir mayoritas anak-anak di dunia sangat suka dengan playstation. Handphone Sony dengan “experia” pun sangat laku di pasaran. Dan bagi penggemar fotografi pasti sangat suka dengan kameranya yang bagus. Di bidang perfilan sony telah mengeluarkan banyak karya salah satu yang paling sukses adalah film “Spiderman” buatan Sony pictures. Tapi hal tersebut tinggal kenangan, menurut berbagai sumber , tahun 2014 sony mengalami kerugian. Mengapa kini samurai teknologi tersebut jatuh dan tersungkur dalam kubangan derita kerugian?

Beberapa waktu lalu Sony Picture telah diserang hackers dan semua aktifitas Sony Pictures LUMPUH TOTAL. Di bidang handphone Sony terus mengalami kemunduran, produk “experia”nya kurang diminati pasar. Dalam hal kamera, kamera DSLR Sony juga mengalami kemunduran yang cukup tajam dan kalah bersaing dengan handphone yang memiliki resolusi  yang makin bagus. Untungnya Playstation masih bisa diharapkan dan masih menjadi nyawa terakhir bagi Sony. Tapi Playstation gagal menyelamatkan Kerugian Sony.

Dari kisah memilukan diatas, dapat dikatakan sony mulai kehilangan ilham dalam berkreatifitas. Sony mulai kehilangan ruh untuk berkarnya, produk-produk sony hanya itu-itu saja tidak ada inovasi yang cukup gemilang. Hal ini wajar saja karena pegawai sony kebanyakan sudah tua dan kurang kreatif. Bukan hanya sony, semua perusahaan jepang juga mengalami nasib yang sama. Lebih dari separuh penduduk jepang sudah tua dan tidak produktif. Para pemuda dan pemudi jepang lebih suka hidup menjomblo (disitu kadang saya merasa sedih, mimin mau kok, #eh). Mengapa orang jepang lebih suka hidup jomblo? Apa mereka tidak suka berumah tangga dan kehilangan hasrat seksualitasnya?

Salah satu sebab kesukaan orang jepang menjomblo dan kurang tertariknya berumah tangga adalah karena pesatnya industri porno di jepang. Di jepang Industri porno sangat maju pesat dan legal. Film film porno dan semi porno banyak beredar secara legal dan merupakan hal biasa. Bahkan di bidang anime dikenal dengan istilah hentai atau film porno dalam versi kartun atau manga. Bagaimana bisa maju dan beradab, jika masih kecil saja sudah dicekoki oleh hal-hal porno. Dari anak kecil sampai dewasa tiap generasi jepang dicekoki oleh pornografi. Maka disaat mereka dewasa mereka akan kehilangan gairah dan menganggap itu hal yang tidak perlu. Alam bawah sadar mereka akan menolak melakukan hal tersebut. Negara itu akan binasa jika mengesampingkan moral dan akhlak.

Dalam setiap massa, generasi dan kelompok kehidupan. Jika generasi dan kelompok tersebut menyimpang dari nilai dan norma kemanusiaan maka niscaya generasi tersebut akan hancur. Bisa kita dengar dari cerita di berbagai kitab suci, sejarah telah mebuktikan bahwa jika suatu generasi hilang rasa kemanusiaannya dan menganggap perbuatan tercela adalah hal biasa maka hancurlah generasi tersebut. Salah satu contohnya adalah kaum nabi lud yang menyukai sesama jenis, padalah kemajuan pada masa itu sangat termasyur. Suku maya dengan teknologi yang sangat tinggi musnah ditelah bumi karena kebobrokan moralnya. Moral adalah hal paling penting dalam setiap peradaban manusia

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »