Kenangan buruk biasanya lebih mudah diingat daripada yang baik. Faktanya, memiliki pikiran negatif vs. pikiran positif adalah hal yang umum. Kita biasanya mengingat hal-hal buruk lebih jelas daripada hal-hal baik. Ini karena otak manusia secara alami cenderung mengingat informasi negatif lebih mudah daripada informasi positif. Namun, adalah mungkin untuk menciptakan kenangan indah dengan mengulangi pengalaman positif.
Kita cenderung menyimpan pengalaman negatif lebih jelas daripada pengalaman positif. Ini karena otak kita secara alami cenderung melindungi diri dari bahaya. Misalnya, saat kita merasa takut, tubuh kita mengeluarkan zat kimia yang disebut kortisol. Ini membantu kita melawan atau melarikan diri dari bahaya. Akibatnya, kita biasanya mengingat hal-hal buruk lebih jelas daripada hal-hal baik. Namun, ada cara untuk melawan kecenderungan bawaan ini untuk mengingat informasi negatif dengan lebih mudah.
Pertama, penting untuk memahami bagaimana otak kita menyimpan informasi. Otak kita terdiri dari miliaran neuron dan kapiler yang menghubungkannya. Koneksi ini membentuk kesadaran mental atau pikiran kita. Kesadaran mental atau pikiran kita seperti database tempat kita menyimpan pikiran dan pengalaman kita. Melalui proses sadar inilah kita dapat membedakan ingatan yang baik dari yang buruk. Pada dasarnya, kita dapat dengan sengaja menciptakan kenangan indah dengan mengingat pengalaman positif vs pengalaman negatif.
Kedua, penting dari pikiran bawah sadar Anda - sumber perilaku bawah sadar kita - untuk mengulangi perilaku positif berulang kali. Pikiran manusia terprogram untuk mengulangi perilaku yang menghasilkan hasil positif di masa lalu. Ini dikenal sebagai neuroplastisitas dan membantu kita membuat koneksi saraf baru dalam basis data pikiran. Intinya, mengulang pengalaman positif menciptakan jalur saraf baru di otak Anda yang membuat Anda lebih sadar dan lebih bahagia dalam hidup secara keseluruhan.
kenangan buruk biasanya lebih mudah diingat daripada yang baik karena otak manusia secara alami cenderung melakukannya. Namun, kecenderungan ini dapat diatasi dengan secara sengaja menciptakan kenangan indah dengan mengulangi pengalaman positif vs pengalaman negatif. Pada akhirnya, mengingat hal baik dan buruk akan membantu Anda menciptakan pikiran dan tubuh yang lebih sehat!



