Wahdah, sebuah merk produk kosmetik nasional yang mulai menggeliat dan sukses dengan berbagai kosmetik bagi kaum hawa. Wardah merupakan kosmetik pertama di indonesia dan mungkin di dunia dengan sertifikasi halal. Wardah memang menyasar kaum hawa dari kaum muslimah sebagai konsumen utamanya. Dengan mayoritas penduduk muslim yang banyak dan terbesar di dunia, wardah laris manis bak kerudung/hijab yang mulai menjadi tren bisnis di Indonesia.
Menurut direktur utama sekaligus pendiri wardah Hj. Nurhayati Subakat faktor kunci dalam keberhasilan wardah dalam industri kosmetik nasional, adalah karena pertolongan Tuhan. Faktor faktor lain seperti management, strategi perusahaan dan sumber daya manusia memang penting, tapi pertolongan tuhan adalah kuncinya. Wardah bukannya tak pernah mendapat hambatan dan tantangan. Bahkan beberapa kali wardah mengalami pasang surut dan pernah pabrik tempat produksi terbakar. Semua alat produksi bahan serta tempat sudah tak ada lagi bahkan nambah utang. Yah begitulah hidup memang tak gampang, usaha bukan tambah kaya malah banyak utang. Kesuksesan wardah tidak dicapai dengan instan dan dengan jalan yang mulus.
Habis gelap terbitlah terang, mungkin itu yang dialami wardah. Jiwa kartini memang kuat melekat dalam diri perdiri wardah Hj. Nurhayati Subakat. Meskipun terkena musibah inu Hj nurhayati tetap menggaji karyawanya denagn keuangan yang pas-pasan. Disinilah wujud dari kebesaran Tuhan, di tengah musibah tersebut nurhayati mendapat tempat pengganti dari salah seorang kenalanya untuk produk wardah meskipun dengan alat seadanya. Setelah mendapat mendapat tempat usaha, wardah kembali mendapat pinjaman dari bank dengan sangat mudah dan bahkan berlebih. Pada waktu itu ibu Nur mengajukan pinjaman hanya 50 juta (pada waktu itu termasuk cukup besar) tapi malah mendapat pinjaman tiga kali lipat dari pengajuannya yaitu 150 juta. Sungguh luar biasa dan memang kuasa dan kebesaran Allah memang ada.
Mengapa wardah mendapat bantuan dari yang Maha Kuasa? Tentu saja itu tidak datang tiba–tiba, Tuhan tidak akan memberikan rizki-Nya dengan tanpa alasan. Pertolongan Tuhan tidak datang tiba-tiba, kecuali orang tersebut melakukan benar-benar dicintai Allah. Selama ini wadah dikenal dengan banyak kegiatan sosial atau lebih dikenal dengan CSR. Bahkan sebagai usaha yang pada waktu masih kecil wardah sudah memberikan beasiswa sampai pada tingkat perguruan tinggi.
The power of giving, semakin banyak kita memberi dengan niat tulus dan ikhlas Tuhan pasti semakin sayang pada kita dan akan memberi kita lebih dari yang kita beri dan kita bayangkan. Pertolongan tuhan akan selalu ada bagi setiap insan yang selalu merendahkan diri di hadapan Tuhan serta membagi kebahagiaan bagi sesama manusia.
